Berita Terbaru
BAZNAS Kota Serang dan Kemenag Kota Serang Gelar Rapat Koordinasi untuk Optimalkan Pengumpulan Zakat
Serang, 24 Februari 2025 – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Serang menggelar rapat koordinasi khusus bersama Kementerian Agama (Kemenag) Kota Serang guna membahas optimalisasi pengumpulan zakat, terutama di lingkungan Kemenag.
Dalam pertemuan tersebut, Ketua BAZNAS Kota Serang menyampaikan bahwa koordinasi ini bertujuan untuk meningkatkan raihan pengumpulan zakat, khususnya melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang berada di bawah Kemenag Kota Serang.
"Rapat koordinasi khusus ini dimaksudkan untuk mengoptimalkan raihan pengumpulan, terkhusus di wilayah Kemenag Kota Serang. Pertemuan hari ini membahas soal kebijakan-kebijakan dan upaya yang dilakukan oleh UPZ di Kemenag, sehingga kegiatan pengumpulan itu betul-betul lahir dari kesadaran masing-masing. Nah, ini juga sedang diupayakan di UPZ yang lainnya," ujar Ketua BAZNAS Kota Serang.
Selain membahas strategi peningkatan pengumpulan zakat, rapat ini juga menyoroti pentingnya membangun kesadaran muzaki agar pembayaran zakat dilakukan secara sukarela dan berkelanjutan. Penguatan peran UPZ dalam edukasi dan sosialisasi zakat menjadi salah satu fokus utama dalam koordinasi ini.
Kemenag Kota Serang menyambut baik sinergi ini dan berkomitmen untuk mendukung BAZNAS dalam memperluas jangkauan pengumpulan zakat. Dengan adanya koordinasi yang erat antara kedua lembaga ini, diharapkan pengelolaan zakat di Kota Serang semakin profesional, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA25/02/2025 | Humas Baznas Kota Serang
Ketua BAZNAS Kota Serang Ucapkan Selamat atas Wisuda Amil BAZNAS Kota Serang dalam Program Fundraising Development Program BAZNAS RI
Jakarta, 24 Februari 2025 – Ketua BAZNAS Kota Serang menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Saudara Matin yang telah diwisuda dalam Program Fundraising Development Program BAZNAS RI. Acara wisuda ini menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan zakat secara profesional dan berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI menekankan pentingnya peningkatan literasi zakat di tengah masyarakat. Menurutnya, pemahaman yang lebih baik tentang zakat akan mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat serta mengoptimalkan distribusi dan pemanfaatannya bagi para mustahik.
Selain itu, beliau juga menyoroti pentingnya penguatan internal BAZNAS, baik dalam aspek manajemen, sumber daya manusia, maupun infrastruktur. Dengan sistem yang solid dan profesional, BAZNAS dapat lebih efektif dalam mengelola dana zakat serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi umat.
Di akhir sambutannya, Ketua BAZNAS RI juga mengajak semua pihak untuk mendoakan para muzaki agar senantiasa diberkahi rezekinya dan mendapatkan balasan terbaik atas kedermawanan mereka dalam berbagi kepada sesama.
Hadir dalam acara tersebut, Ketua BAZNAS Kota Serang turut memberikan apresiasi kepada Saudara Matin atas pencapaiannya. Beliau menyampaikan, "Semoga ilmu yang didapatkan Saudara Matin selama mengikuti program ini dapat meningkatkan pengumpulan zakat di Kota Serang serta diterapkan secara nyata untuk kemaslahatan umat di daerah."
Dengan adanya program pengembangan seperti ini, BAZNAS berharap semakin banyak SDM unggul yang mampu mengelola zakat secara profesional dan membawa manfaat lebih besar bagi masyarakat yang membutuhkan.
BERITA24/02/2025 | Humas Baznas Kota Serang
Wakaf dan Zakat Fun Run 2024: Kolaborasi BWI, Kemenag, dan BAZNAS Mengajak Masyarakat Berolahraga Sambil Berbagi
Badan Wakaf Indonesia (BWI), Kementerian Agama (Kemenag) RI, dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menggagas acara Wakaf dan Zakat Fun Run (Waqf Run) 2024, yang akan berlangsung pada 22 Desember 2024 di Jakarta. Acara ini bertujuan untuk mendorong masyarakat lebih aktif dalam berolahraga sekaligus memperkenalkan pentingnya wakaf dan zakat sebagai instrumen kesejahteraan.
Mengusung tema "Sehat Bersama, Wakaf dan Zakat untuk Sesama, demi Mewujudkan Indonesia Emas 2045", kegiatan ini berharap bisa meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam hal wakaf dan zakat. Prof. Dr. Phil. Kamaruddin Amin, Ketua BWI sekaligus Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam, menyatakan bahwa acara ini merupakan langkah penting dalam mengedukasi masyarakat dengan cara yang menyenangkan.
"Wakaf dan Zakat adalah dua instrumen besar untuk kesejahteraan umat. Dengan kolaborasi lintas lembaga, kami yakin kesadaran masyarakat akan semakin meningkat," ujar Prof. Kamaruddin. Selain itu, peserta akan diberi kesempatan untuk melakukan wakaf uang melalui aplikasi Satu Wakaf.
Acara ini ditargetkan diikuti oleh 1.500 peserta, yang terdiri dari berbagai kalangan, termasuk masyarakat umum dan pengelola wakaf dan zakat. Selain berolahraga, peserta dapat berbagi keberkahan melalui kontribusi wakaf dan zakat. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang olahraga, tetapi juga sebagai ajang pemberdayaan ekonomi umat.
“Wakaf dan zakat bukan hanya ibadah, tetapi juga solusi untuk pemberdayaan ekonomi umat. Lewat Waqf Run 2024, kami ingin menyampaikan pesan bahwa berwakaf dan berzakat bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan penuh semangat,” ujarnya.
Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA memiliki harapan, kegiatan Waqf Run 2024 dijadikan sebuah momen kebersamaan untuk menciptakan Indonesia yang sehat serta lebih berdaya.
“Saatnya kita bersatu dalam langkah dan tujuan, menjadikan wakaf dan zakat sebagai bagian tak terpisahkan dari kehidupan umat,” pungkas Prof. Ahmad.
Sebagai bagian dari dukungan terhadap kampanye literasi digital wakaf dan zakat, Waqf Run 2024 juga diharapkan dapat memperkuat ekosistem sosial yang berkelanjutan di Indonesia, dengan hiburan musik dan kegiatan seru yang turut meramaikan acara.
Kontributor : Ilham
editor : Novan
BERITA12/02/2025 | Humas
Ketua MPR RI Salurkan Infak untuk Korban Erupsi Gunung Lewotobi melalui BAZNAS
Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Republik Indonesia, H. Ahmad Muzani, menyerahkan infak sebesar Rp250 juta untuk membantu korban bencana erupsi Gunung Lewotobi di Nusa Tenggara Timur (NTT), beberapa waktu lalu. Penyerahan simbolis dilakukan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), yang akan menyalurkan bantuan tersebut melalui program BAZNAS Tanggap Bencana (BTB).
Pada kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA, menyampaikan rasa terima kasih kepada H. Ahmad Muzani atas sumbangannya yang telah diberikan sebelumnya untuk membantu korban bencana di Palestina dan Sumatera Barat. Menurut Kiai Noor, ini adalah kali ketiga Muzani menyalurkan bantuannya melalui BAZNAS, yang selalu hadir dalam penanganan bencana.
"Ini adalah kali ketiga Bapak Ahmad Muzani memberikan sumbangan melalui BAZNAS. Sebelumnya, beliau telah membantu korban bencana di Palestina dan Sumatera Barat. Alhamdulillah, kali ini beliau kembali hadir untuk membantu korban bencana di NTT,” ucap Kiai Noor.
Lebih lanjut, Kiai Noor menegaskan bahwa dana yang terkumpul akan digunakan untuk membangun kembali fasilitas umum, seperti masjid, sekolah, dan rumah sakit, serta untuk menyediakan hunian sementara atau tetap di daerah terdampak erupsi Gunung Lewotobi.
Program BTB yang telah berpengalaman dalam bekerja sama dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menjadi saluran yang dipercaya untuk menyalurkan bantuan di lokasi-lokasi bencana. Dalam hal ini, Kiai Noor mengungkapkan bahwa BAZNAS tidak hanya fokus pada penanggulangan bencana di dalam negeri, tetapi juga berkomitmen untuk terus memberikan bantuan kemanusiaan internasional, seperti yang dilakukan untuk Palestina.
"BTB adalah program BAZNAS yang memiliki ketangguhan teruji, sering bekerja sama dengan BNPB. BTB selalu hadir dalam setiap bencana. Dan insya Allah, amanah ini akan kami salurkan dengan sebaik-baiknya," tegasnya.
Selain itu, Kiai Noor juga mengungkapkan bahwa penyerahan infak ini menandai dimulainya penggalangan dana resmi dari BAZNAS untuk bencana erupsi Gunung Lewotobi. Ia berharap donasi yang diberikan oleh Muzani dapat memotivasi masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam membantu korban bencana di NTT.
Sementara itu, Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani mengapresiasi BAZNAS sebagai lembaga yang terpercaya dalam pengelolaan dana kemanusiaan. Ia mengungkapkan, gotong royong adalah tradisi bangsa Indonesia, dan BAZNAS telah menjadi jembatan yang amanah untuk menyalurkan bantuan kepada yang membutuhkan.
"Gotong royong dan saling membantu adalah tradisi bangsa kita. BAZNAS telah menjadi jembatan yang terpercaya untuk menyalurkan bantuan kepada mereka yang membutuhkan,” katanya saat memberi sambutan.
Muzani juga menekankan bahwa BAZNAS memiliki rekam jejak yang teruji dalam menghadapi berbagai musibah dan selalu hadir dengan sigap di tengah masyarakat yang terdampak.
“BAZNAS selalu hadir di tengah masyarakat ketika terjadi musibah. Jam terbangnya dalam mengelola bantuan sudah tidak diragukan lagi,” ujarnya.
Tak hanya itu, Muzani juga mengajak masyarakat untuk ikut berpartisipasi dengan memberikan dukungan kepada korban bencana melalui infak ke BAZNAS. Ia mengungkapkan bahwa infak yang disalurkan berasal dari hasil penjualan sapi dan berharap dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat bahwa hewan ternak memiliki nilai yang dapat dimanfaatkan untuk amal kemanusiaan. Dengan percaya kepada BAZNAS, Muzani yakin bantuan yang diberikan akan tersalurkan dengan tepat dan bermanfaat bagi para korban.
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS Gelar Internasional Forum Guna Dukung Kemanusiaan Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI akan mengadakan BAZNAS International Forum (BIF) guna memperluas aliansi serta memperkuat kerja sama dengan mitra internasional dalam menunjang misi kemanusiaan khususnya Palestina.
Kegiatan BIF tersebut rencananya akan dibuka langsung oleh Menteri Agama RI, Prof. Dr. Nasaruddin Umar, MA., dan Wakil Menteri Luar Negeri RI, Anis Matta beberapa waktu lalu di Jakarta.
Selain itu BIF juga akan dihadiri oleh mitra-mitra internasional seperti Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, Jordan Hashemite Charity Organization (JHCO), UNRWA, dan Islamic Solidarity Fund (ISF) OIC.
Saat dimintai keterangan Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengatakan jika BIF bertujuan untuk dapat mempererat aliansi kerja sama BAZNAS pada tingkat global dan juga memperoleh dukungan lebih luas dari para donatur demi memperkuat sinergi kemanusiaan untuk Palestina.
"Forum ini memberikan ruang bagi para donatur untuk memahami lebih dalam upaya BAZNAS dan berkontribusi dalam memperkuat solidaritas kemanusiaan untuk Palestina," jelas Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Ia juga mengatakan jika BAZNAS akan membangun kerja sama dengan lembaga-lembaga kemanusiaan internasional, seperti Bayt Zakat Al Azhar, Mishr Al Kheir, Shunna Al Hayat, JHCO, UNRWA, dan ISF OIC
"Forum ini akan mendiskusikan agenda-agenda kerja sama antara BAZNAS dan OIC. Agenda-agenda ini diharapkan mampu memberi efek yang substansial dalam upaya bantuan kemanusiaan, baik di Indonesia dan negara-negara lain yang membutuhkan," tambahnya.
Sementara itu Sekretaris Utama BAZNAS RI, Dr. H. Muchlis Muhammad Hanafi, Lc., MA., mengatakan jika BIF akan berperan sebagai tonggak penting untuk mempererat peran BAZNAS pada kancah internasional serta mengoptimalkan kontribusi pada isu-isu kemanusiaan di Palestina.
"Kami berkomitmen untuk mengutamakan solidaritas kemanusiaan, khususnya bagi Palestina, melalui kolaborasi dengan mitra-mitra global," ungkapnya.
Ia berharap BIF bisa menjadi peluang penting untuk memperkuah peran global BAZNAS, terkhusus dalam memberi dukungan misi kemanusiaan untuk Palestina.
"Dengan mengedepankan kerja sama lintas negara, BAZNAS siap menjadi pilar solidaritas dunia Islam di masa depan," tutupnya.
Kontributor : Fikri Pratama
editor : Widya Michella
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI, LAZ, dan UPZ Serukan Masyarakat untuk Perkuat Bantuan bagi Palestina
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, bersama Lembaga Amil Zakat (LAZ) dan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di Indonesia, menunjukkan komitmennya untuk membangun kembali Gaza dan mengajak masyarakat untuk terus memperkuat dukungan serta bantuan untuk warga Palestina.
Dalam kesempatan itu, BAZNAS menyampaikan bahwa mereka telah menyalurkan bantuan kemanusiaan senilai Rp120 miliar kepada masyarakat Palestina, dengan lebih dari 407.350 warga Palestina menjadi penerima manfaat, dan jumlah ini terus bertambah.
Pernyataan ini disampaikan oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dalam arahan yang diberikan dalam Rapat Koordinasi Khusus “Membasuh Luka Palestina” yang diadakan di Jakarta baru-baru ini. Acara ini dihadiri oleh 150 perwakilan dari LAZ dan UPZ yang menyumbangkan infaknya melalui BAZNAS.
“Ini membuktikan bahwa Indonesia hadir di Palestina, Indonesia hadir di Gaza. Secara politis, kekuatan umat Islam Indonesia sangat besar di mata internasional,” kata Kiai Noor.
Menurut Kiai Noor, meskipun bantuan kemanusiaan dari Indonesia mungkin tidak sebesar yang diberikan negara-negara Arab, namun kehadiran umat Muslim Indonesia di Gaza sangat berarti bagi rakyat Palestina di wilayah tersebut.
“Mungkin kita kalah dalam jumlah dengan negara-negara Arab dalam membangun Gaza, tetapi kekuatan umat Islam Indonesia sangat dibutuhkan oleh masyarakat Palestina, artinya pengaruh umat Islam Indonesia sangat besar,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kiai Noor mengungkapkan bahwa bantuan dari Indonesia juga memberikan jawaban atas pernyataan Presiden AS, Donald Trump, yang mengusulkan agar warga Gaza dipindahkan ke tempat lain.
“Keberadaan negara-negara, termasuk Indonesia, sangat penting untuk membuktikan bahwa Gaza tidak ditinggalkan oleh umat Islam Indonesia dan umat lain di seluruh dunia, karena saya yakin banyak juga umat non-Muslim yang peduli dengan nasib Gaza,” ujar Kiai Noor.
Kiai Noor juga menambahkan, bahwa Malaysia berencana untuk membangun beberapa fasilitas publik di Gaza, seperti rumah sakit, sekolah, dan masjid, yang serupa dengan rencana BAZNAS RI.
“Saya mendengar bahwa Malaysia juga akan membantu Gaza. Perdana Menteri Malaysia, Prof. Dr. Anwar Ibrahim, mengatakan akan membangun rumah sakit, sekolah, dan masjid yang sama dengan yang kami cita-citakan. Nilainya sekitar Rp400 miliar, hampir sama dengan yang kami rencanakan,” kata Kiai Noor.
Sementara itu, Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM menambahkan, bahwa BAZNAS RI akan memanfaatkan situasi pasca-perang atau setelah disepakatinya gencatan senjata antara pejuang Palestina dan militer Israel.
“Kami menyambut kondisi pascaperang ini dan akan melakukan koordinasi strategi bersama pemerintah Indonesia. Suasana ini berbeda dengan saat perang, ketika kami tidak bisa berbuat banyak. Gencatan senjata harus dimanfaatkan untuk membangun kawasan Indonesia di Gaza,” kata Kiai Ajat.
“Kami berkumpul di bulan Syakban ini, semoga niat baik kami dimudahkan oleh Allah dan diberi kesempatan untuk bersama-sama ke Gaza. Kami berharap pembangunan dapat berjalan lancar,” tambahnya.
Kontributor : Naya
Editor : Pu3
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Diganjar Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis Unggul
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI meraih penghargaan Elshinta Award 2025 dalam kategori Outstanding Business Collaboration. Penghargaan ini diberikan atas kontribusi BAZNAS dalam menjalin kerja sama yang bermanfaat dengan siaran Radio Elshinta.
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., pada acara yang berlangsung di Gedung Antara Heritage Center, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat, pada Rabu (5/2/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Ketua BAZNAS, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi kepada Radio Elshinta yang telah menjadi mitra penting dalam menyampaikan literasi dan komunikasi mengenai zakat kepada masyarakat.
"Elshinta adalah mitra kolaborasi yang luar biasa yang sangat membantu BAZNAS dalam literasi dan memberikan komunikasi kepada masyarakat, sehingga apa yang diraih BAZNAS saat ini rata-rata naik 30 persen," tutur Kiai Noor.
Kiai Noor berharap kerja sama yang terjalin dengan Radio Elshinta dapat terus berlanjut, dan agar media ini tetap aktif menyebarkan informasi serta edukasi mengenai zakat yang bermanfaat bagi masyarakat luas.
“BAZNAS RI akan terus berkolaborasi dengan media, salah satunya Radio Elshinta. Kami sangat percaya dengan Elshinta karena selama ini terus memberikan perkembangan informasi sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat,” tambah Kiai Noor.
Selain itu, Kiai Noor juga menyoroti bahwa dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS kerap memperoleh penghargaan baik tingkat nasional maupun internasional, yang menunjukkan kinerja lembaga zakat nasional ini yang mengelola zakat dengan prinsip "3A": Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
kontributor: meisa
editor: mas
BERITA12/02/2025 | Humas
Komisi VIII DPR RI Apresiasi Kinerja BAZNAS dan Dorong Pencapaian Target Penghimpunan ZIS-DSKL 2025
Komisi VIII DPR RI mengapresiasi hasil yang diraih oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) pada tahun 2024 dan mendorong agar lembaga tersebut dapat mencapai target penghimpunan zakat, infak, sedekah (ZIS), serta dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) pada tahun 2025.
Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Abdul Wachid, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan BAZNAS dan Badan Wakaf Indonesia (BWI) di Gedung Nusantara II DPR RI, Jakarta. Turut hadir Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dan para perwakilan fraksi Komisi VIII DPR RI.
“Komisi VIII DPR RI mengapresiasi capaian dan target kinerja tahun 2024 dan selanjutnya mendesak pada Badan Amil Zakat Nasional untuk mencapai target capaian pengumpulan ZIS-DSKL tahun 2025,” ujar Abdul Wachid.
Abdul Wachid juga mengungkapkan, BAZNAS RI perlu menyusun proyeksi pengumpulan nasional untuk tahun 2025 yang mencakup nilai sebesar Rp13.335.447.759.280,- dalam neraca dan Rp38.728.180.331.998,- di luar neraca, sehingga total proyeksi pengumpulan mencapai Rp50.063.628.901.276,-.
Selain itu, Abdul Wachid juga mengingatkan BAZNAS untuk memastikan pelaksanaan program prioritas tahun 2025 dapat memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Program prioritas BAZNAS tahun 2025 antara lain penguatan layanan kesehatan di 34 provinsi, BAZNAS microfinance, kampung zakat, santripreneur, beasiswa BAZNAS, Zchicken, Zmart, rumah layak huni, pengentasan kemiskinan ekstrem dan stunting, serta BAZNAS Tanggap Bencana,” ucap Abdul Wachid.
Abdul Wachid juga mendorong BAZNAS untuk menyusun strategi guna mengoptimalkan potensi zakat agar target penghimpunan ZIS-DSKL dapat tercapai dan mendukung program prioritas yang juga berperan dalam kegiatan kemanusiaan di negara lain.
Sementara itu, Ketua Komisi VIII DPR RI, H. Marwan Dasopang juga memberikan apresiasi terhadap program penyaluran BAZNAS yang dirasakan tepat sasaran, terutama bagi masyarakat kurang mampu.
“Di berbagai kabupaten sudah menunjukkan kinerja BAZNAS dan sebagian besar sudah menyasar masyarakat miskin. Dari laporan yang kami terima, sudah menyasar lebih dari satu juta masyarakat miskin dan membantu mengurangi angka kemiskinan kita,” katanya.
Dalam kesempatan yang sama, Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukurnya atas capaian BAZNAS dalam mencapai target penghimpunan ZIS-DSKL tahun 2024, yang memberikan manfaat bagi kalangan menengah ke bawah.
“Alhamdulillah capaian BAZNAS di tahun 2024 mendapat apresiasi dari Komisi VIII DPR dan mereka akan mendukung apa yang dilakukan BAZNAS di tahun 2025,” kata Kiai Noor.
“Dan yang tak kalah penting adalah tadi ada keputusan, mudah-mudahan nanti bisa dilaksanakan bersama yaitu amil-amil zakat di lingkungan BAZNAS adalah amil zakat negara. Dengan demikian negara hadir dalam rangka untuk memperkuat zakat, infak, sedekah, untuk pengentasan kemiskinan dan kesejahteraan umat,” tambahnya.
Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah pimpinan dan jajaran BAZNAS RI, seperti Hj. Saidah Sakwan, Prof. Dr. H. Zainulbahar Noor, SE, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si, KH Acmad Sudrajat Lc MA CFRM, dan para Deputi serta pimpinan bidang lainnya.
Kontibuor : Naya
Editor : nov
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS RI Pertahankan ISO Anti-Suap, Perkuat Prinsip 3A dalam Pengelolaan Zakat
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil mempertahankan dua sertifikasi penting, yakni ISO 9001:2015 untuk Sistem Manajemen Mutu dan SNI ISO 37001:2016 untuk Sistem Manajemen Anti Penyuapan, yang diberikan oleh PT Garuda Sertifikasi Indonesia.
BAZNAS terus menguatkan penerapan prinsip 3A (Aman Syar’i, Aman Regulasi, Aman NKRI) dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang diterima dari para muzaki.
Penyerahan sertifikat tersebut dilakukan secara simbolis di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, beberapa waktu lalu, dengan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad MA., beserta jajaran pimpinan BAZNAS RI dan perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, Eko Sutrisno.
"Alhamdulillah BAZNAS RI berhasil mempertahankan sertifikat ISO setiap tahun. Ini menjadi bukti keseriusan kami dalam mengawasi dan mengoptimalkan manajemen internal BAZNAS," ujar Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA.
Prof. Kiai Noor menegaskan, sebagai lembaga pengelola zakat nasional, BAZNAS RI berkomitmen untuk terus menyempurnakan manajemennya sesuai standar ISO 9001:2015 dan ISO 37001:2016. Tujuannya adalah untuk memastikan pengelolaan zakat berlangsung efektif, efisien, dan dapat dipercaya.
"Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2015 adalah sistem yang mengarahkan organisasi untuk menjaga kualitas, manajemen mutu, dan memastikan pelayanan memenuhi standar pelanggan serta mematuhi peraturan yang berlaku," ujar Kiai Noor.
Sedangkan sertifikasi ISO 37001:2016 menunjukkan komitmen BAZNAS untuk menjalankan pengelolaan zakat yang transparan, akuntabel, serta bebas dari praktik korupsi dan suap.
"BAZNAS memperoleh sertifikat ISO 37001:2016 setelah mengikuti audit resertifikasi dengan lingkup layanan pengelolaan zakat, pengumpulan, distribusi, dan pendukungnya oleh Garuda Sertifikasi Indonesia," tambahnya.
Kiai Noor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pimpinan dan pegawai BAZNAS RI atas kerja kerasnya dalam mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut.
Prof. (HC) Dr. Zainulbahar Noor SE, Mec, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan, menambahkan bahwa pencapaian ini menjadi semangat bagi BAZNAS untuk terus berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan umat. Ia juga menegaskan bahwa prestasi ini mengindikasikan bahwa manajemen BAZNAS telah memenuhi standar yang berlaku.
"Keberhasilan ini juga memperkuat BAZNAS dalam mengelola ZIS dengan menerapkan sistem manajemen mutu yang berstandar internasional di seluruh unit kerja BAZNAS," katanya.
Sementara itu, Eko Sutrisno, perwakilan dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia, memberikan apresiasi terhadap pencapaian BAZNAS RI dalam mempertahankan dua sertifikat ISO tersebut, yang menunjukkan komitmen BAZNAS untuk memberikan pelayanan terbaik, menjaga kualitas, serta berinovasi sesuai tuntutan zaman.
"Selamat kepada BAZNAS atas keberhasilan mempertahankan dua sertifikat ISO. Ini menunjukkan bahwa kepercayaan publik terhadap BAZNAS tetap terjaga, dan BAZNAS menjadi pionir bagi lembaga amil zakat di Indonesia dan regional. BAZNAS telah berani mengimplementasikan ISO Anti Penyuapan," ujarnya.
Eko juga berharap BAZNAS dapat mempertahankan capaian ini dan memperluas implementasi ISO di tingkat BAZNAS Daerah, sehingga transparansi dan akuntabilitas terus terjaga.
Sebagai informasi, BAZNAS pertama kali mendapatkan sertifikat ISO 9001:2008 pada tahun 2018 dari WQA-APAC. Sejak 2017 hingga kini, BAZNAS RI telah memperoleh sertifikat ISO 9001:2015 dari PT Garuda Sertifikasi Indonesia. Sedangkan untuk ISO 37001:2016, BAZNAS memulai penerapan pada tahun 2019 dan terus memperoleh sertifikasi dari berbagai badan sertifikasi.
Kontibuor : naya
Editor : mas
BERITA12/02/2025 | Humas
Kolaborasi BAZNAS RI dan UCY Dorong Optimalisasi ZIS melalui Penelitian dan Inovasi
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menjalin kemitraan strategis dengan Universitas Cokroaminoto Yogyakarta (UCY) guna memperkuat penelitian serta inovasi dalam pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS). Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan potensi penghimpunan zakat nasional yang diperkirakan mencapai Rp327 triliun.
Kerja sama ini diwujudkan dalam penandatanganan memorandum of understanding (MoU) yang mencakup aspek pengelolaan ZIS, pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta pemberdayaan ekonomi di lingkungan UCY.
Kegiatan tersebut berlangsung di Auditorium UCY baru-baru ini dan dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., bersama Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, H. Rizaludin Kurniawan, M.Si CFRM., serta Rektor UCY.
Dalam sambutannya, Ketua BAZNAS RI menegaskan bahwa kerja sama ini membawa manfaat luas bagi kedua institusi, termasuk dalam penguatan edukasi zakat dan pengembangan riset di bidang ZIS.
"Kerja sama ini sangat menguntungkan dalam rangka untuk mengembangkan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang terdiri dari Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat. Selain itu, kegiatan lain yang multimanfaat juga bisa ditopang BAZNAS dan UCY," ujar Kiai Noor.
Selain itu, ia juga menyoroti peran perguruan tinggi sebagai pusat keilmuan yang dapat berkontribusi dalam mengoptimalkan pengelolaan zakat untuk kesejahteraan umat.
"Di perguruan tinggi pula bisa dilakukan penguatan kelembagaan dengan mendirikan dan mengelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) untuk mengelola dana zakat yang dihimpun dari dosen, tenaga pendidik, maupun mahasiswa yang nantinya sangat bermanfaat," jelasnya.
Kiai Noor juga menegaskan, dengan integrasi nilai-nilai keislaman dan keilmuan akan menghadirkan program-program pemberdayaan yang tidak hanya bersifat karitatif, tetapi juga produktif dan berkelanjutan.
"Mudah-mudahan ke depan kerja sama ini juga bisa dikembangkan utamanya dalam penelitian, pengembangan hingga optimalisasi potensi ZIS," kata Noor.
Dalam kesempatan tersebut, Kiai Noor juga menyampaikan Kuliah Umum dengan Tema "Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah di Perguruan Tinggi untuk Ekonomi Berkelanjutan".
Pada kesempatan yang sama, Rektor UCY menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dan berharap implementasi kerja sama ini dapat berjalan optimal, tidak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam pemberdayaan ekonomi.
"Kami berharap kerja sama ini dapat berjalan secara optimal, tidak hanya di bidang pendidikan tetapi juga pada bidang pemberdayaan ekonomi. Semoga kerja sama ini dapat memberikan manfaat seluruh civitas akademika di UCY," harapnya.
Dan acara tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh, termasuk perwakilan dari BAZNAS Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta dan BAZNAS Kota Yogyakarta.
Kontributor : Najwa Najihah
Editor : YMK
BERITA12/02/2025 | Humas Kota Serang
BAZNAS RI Perkuat Pemberdayaan Petani Mustahik Melalui Panen Raya Hortikultura di Garut
Kelompok Tani Itikurih, binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI di Desa Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sukses melaksanakan panen raya hortikultura. Panen ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para petani mustahik.
Komoditas utama yang dihasilkan dalam panen raya kali ini adalah tomat. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga membantu meningkatkan tarif hidup masyarakat setempat.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pimpinan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, M.Si CFRM, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, serta sejumlah perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan unsur pemerintah daerah lainnya.
Pimpinan BAZNAS RI pada selasa kemarin Bidang Pengumpulan menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus berlandaskan prinsip yang telah ditetapkan.
"Zakat memiliki makna penting dalam mensucikan, menumbuhkan, dan menyuburkan. Dana zakat adalah dana suci yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya di Garut, Jawa Barat, baru-baru ini.
Ia juga menekankan bahwa pengelolaan zakat yang tepat dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah dengan potensi pertanian seperti Garut.
"Kami juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Daerah Garut dan semua pihak yang telah bekerja sama dalam mewujudkan program ini. Sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," kata dia.
Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Garut menuturkan bahwa program pendampingan yang dilakukan telah memberikan hasil nyata bagi kesejahteraan petani.
"Alhamdulillah, pertanian hortikultura yang dijalankan oleh para mustahik ini telah menghasilkan keuntungan, bahkan salah satu mustahik sudah mulai berinfak dari hasil panennya sebesar Rp300.000 kepada BAZNAS," ujar Abdullah.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), yang menilai bahwa pemberdayaan ekonomi dapat menjadi langkah strategis dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan terbebas dari pengaruh negatif. Ketua Pelaksana Tim Sinergisitas BNPT menyebut bahwa keberhasilan panen ini merupakan bukti nyata dari upaya bersama dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat.
"Program ini adalah langkah nyata untuk mencegah penyebaran paham radikal di sekitar kita. Alhamdulillah, saudara-saudara kita telah berhasil melaksanakan panen perdana," ungkapnya.
Sementara itu, ketua kelompok Tani Itikurih pun mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bimbingan dan dukungan yang diberikan oleh BAZNAS.
"Semakin banyak petani di desa yang tertarik untuk bergabung dengan kelompok Itikurih. Ke depan, kami berharap kelompok tani Itikurih dapat memperluas budidaya ke komoditas lain seperti kentang, yang memang memiliki potensi besar di wilayah ini," ujar Asep.
Apresiasi juga disampaikan oleh Camat Pasirwangi, yang melihat program ini sebagai langkah awal menuju kemandirian petani.
"Bantuan ini adalah langkah awal menuju kemandirian, sehingga para petani tidak lagi bergantung pada bantuan, tetapi mampu berdikari," ungkapnya.
Kontributor: Najwa Najihah
Editor : YMK
BERITA12/02/2025 | Humas
BAZNAS Kota Serang Gelar Lomba Konten Video Kreasi 2025: Meningkatkan Kesadaran Zakat di Era Digital
Serang, 10 Februari 2025 – BAZNAS Kota Serang sukses menggelar Lomba Konten Video Kreasi 2025 guna meningkatkan penyebaran informasi dan kesadaran zakat melalui media digital. Kegiatan ini berlangsung dari 15 hingga 31 Januari 2024 dengan total peserta sebanyak 31 orang. Lomba ini menjadi salah satu upaya BAZNAS Kota Serang untuk mengajak masyarakat lebih aktif dalam mendukung gerakan zakat melalui konten kreatif.
Untuk menjaga objektivitas, lomba ini dinilai oleh tiga juri profesional dari berbagai bidang, yaitu Muhammad Baitul Ulum selaku Branding and Digital Marketing Consultant (BrandingPlus.id), H. Deden Sunandar, S.Kom, MM sebagai Licensed Instructor Kinemaster & BNSP "Content Creator", serta Drs. H. Laode Asrarruddin Taufiq yang merupakan Wakil Ketua I Bidang Pengumpulan BAZNAS Kota Serang. Para juri mengevaluasi video peserta berdasarkan kreativitas, orisinalitas, serta kesesuaian dengan tema yang telah ditentukan. Setelah melalui proses penilaian yang ketat, terpilihlah pemenang sebagai berikut: Juara 1 diraih oleh Ibnu Syehabbudin dengan nilai 251.67, Juara 2 oleh Siti Zahra Ulaini, S.M dengan nilai 250, Juara 3 oleh Firna Agustin dengan nilai 249, serta Juara Favorit diberikan kepada Mahsuroh, S.Pd dengan nilai 231.67.
Ketua BAZNAS Kota Serang, H. Mahyudi Yusuf, mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kompetisi ini. Beliau berharap para pemenang dapat terus mengembangkan BAZNAS melalui video kreatif serta berkontribusi dalam berbagai program zakat, baik dalam pengumpulan maupun pendistribusian. Dengan semakin luasnya jangkauan digital, BAZNAS Kota Serang berharap bisa semakin dikenal masyarakat dan meningkatkan kesadaran dalam berzakat.
Beliau juga menegaskan bahwa BAZNAS Kota Serang berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan seperti ini guna mendukung kemajuan era digital.
Sementara itu, Wakil Ketua I, Drs. H. Laode Asrarruddin Taufiq, turut mengucapkan terima kasih kepada seluruh peserta atas antusiasme mereka. Beliau mengajak para pemenang untuk bekerja sama dalam membentuk relawan digital fundraising guna mendukung pengumpulan zakat secara lebih luas. Beliau juga menyoroti perkembangan BAZNAS RI yang kini semakin maju dengan pengadaan kantor digital. Kreativitas BAZNAS daerah harus sejalan dengan digitalisasi yang telah dikembangkan BAZNAS pusat agar gerakan zakat lebih efektif dan luas jangkauannya.
Untuk tahun 2025, BAZNAS Kota Serang menargetkan pengumpulan zakat sebesar Rp5,5 miliar. Dalam rangka mencapai target ini, BAZNAS akan terus menggalakkan berbagai program sosialisasi dan dakwah zakat melalui berbagai platform digital maupun kegiatan langsung di masyarakat. Upaya ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran umat dalam menunaikan zakat dan memastikan distribusinya tepat sasaran. Sebagai bagian dari digitalisasi zakat, BAZNAS Kota Serang menyediakan layanan pembayaran zakat secara online yang dapat diakses melalui tautan berikut: https://kotaserang.baznas.go.id/bayarzakat.
Lomba ini mendapat dukungan dari berbagai pihak yang turut serta dalam mendukung gerakan zakat dan kreativitas digital, di antaranya Bank Syariah Indonesia (BSI), Bank BJB, BJB Syariah, dan Bank Banten. Dengan terselenggaranya kompetisi ini, BAZNAS Kota Serang berharap masyarakat semakin terlibat dalam menyebarkan informasi zakat secara kreatif. Ke depan, kegiatan serupa akan terus dilakukan guna memperkuat gerakan zakat digital yang lebih efektif dan menjangkau lebih banyak masyarakat di Kota Serang dan sekitarnya.
BERITA10/02/2025 | Humas Baznas Kota Serang
BAZNAS dan Wamenlu RI Bahas Strategi Pengiriman Bantuan untuk Palestina Pasca Gencatan Senjata
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) RI, Anis Matta, mengadakan diskusi strategis terkait pengiriman bantuan kemanusiaan untuk Palestina, menyusul tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Palestina dan Israel.
Dalam pertemuan tersebut, BAZNAS memaparkan keberhasilannya menyalurkan bantuan sebesar Rp120 miliar kepada masyarakat Palestina, yang telah menjangkau 407.350 penerima manfaat dan akan terus bertambah.
Acara ini juga dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., Wakil Ketua BAZNAS RI H. Mo Mahdum, serta Wakil Ketua Umum MUI Dr. K.H. Marsudi Syuhud, M.M.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan bahwa BAZNAS siap mendukung rekonstruksi Palestina melalui pembangunan fasilitas penting seperti Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah, pasca gencatan senjata di Gaza.
“Kami berencana mendukung rekonstruksi di Palestina dengan membangun Rumah Sakit Indonesia, masjid, dan sekolah. Kami berharap, Bapak Presiden dan Menteri Luar Negeri dapat melakukan peletakan batu pertama sebagai simbol solidaritas bangsa Indonesia,” kata Kiai Noor.
Ia juga menegaskan komitmen BAZNAS untuk menjadi penghubung amanah masyarakat Indonesia bagi Palestina, melalui kerja sama dengan mitra internasional, penyesuaian strategi, serta pemanfaatan teknologi.
“Dalam menyalurkan amanah donasi kepada masyarakat di Palestina, BAZNAS menyalurkan melalui beberapa jalur distribusi yang aman, cepat, dan tepat sasaran, yakni melalui penyaluran langsung, mitra non-Palestina, serta mitra lokal di Gaza,” tambahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Indonesia atas kepercayaan dan kepedulian yang telah diberikan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan ini dengan keberkahan yang berlipat ganda, serta menjadikan amal ini sebagai penolong kita di dunia dan akhirat,” ujar Kiai Noor.
Wamenlu RI, Anis Matta, menilai kesepakatan gencatan senjata di Gaza sebagai momentum yang tepat untuk mempercepat pengiriman bantuan kemanusiaan, demi mendukung daya hidup masyarakat Palestina dalam memperjuangkan kemerdekaannya.
“Saya bersyukur Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) segera merespons undangan untuk membahas sinergi penyaluran bantuan kemanusiaan dari Indonesia ke Palestina agar lebih efektif dan terkoordinasi baik,” ucapnya.
Anis Matta juga menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum gencatan senjata untuk memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan dengan optimal, sehingga rakyat Palestina tetap mampu bertahan dan melanjutkan perjuangan mereka.
Ia menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan MUI yang konsisten menjadi penghubung bantuan kemanusiaan masyarakat Indonesia kepada rakyat Palestina.
“Terima kasih kepada Ketua BAZNAS Bapak Prof. Dr. KH Noor Achmad, MA dan Wakil Ketua MUI Dr. KH Marsudi Syuhud, MM, yang hadir langsung bersama perwakilan kedua organisasi dalam pertemuan tadi,” tuturnya.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut adalah Pimpinan Bidang Koordinasi Nasional KH. Acmad Sudrajat, Lc., MA., CFRM; Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM; Deputi I H. Arifin Purwakananta; Deputi II Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si; Direktur Timur Tengah Ahrul Tsani; Direktur HAMK Indah Nuria Savitri; serta Ketua Komisi Hubungan Luar Negeri dan Kerja Sama Internasional MUI Drs. Bunyan Saptomo, M.A.
BERITA20/01/2025 | Humas Baznas Kota Serang
Baznas Kota Serang Optimis Capai Target Zakat Rp 5,5 Miliar di Hari Jadi ke-24
Serang, 17 Januari 2025 Ketua Baznas Kota Serang, H. Mahyudin Yusuf, dalam wawancaranya pada Jumat, 17 Januari 2025, mengungkapkan bahwa Baznas Kota Serang turut memeriahkan hari jadi ke-24 Baznas RI dengan berbagai kegiatan. Acara ini tidak hanya dilakukan serentak di seluruh Indonesia, tetapi juga disiarkan secara live streaming untuk menjangkau lebih banyak masyarakat.
"Selain meluncurkan kantor digital Baznas Kota Serang, kami juga mendistribusikan zakat secara simbolis kepada penerima manfaat seperti guru PAUD, guru ngaji, guru madrasah, marbot, serta siswa SD dan SMP. Acara ini juga dimeriahkan dengan pemotongan tumpeng dan berbagai kegiatan lainnya," ujar Mahyudin Yusuf.
Baznas Kota Serang juga mengadakan lomba konten kreator yang diselenggarakan oleh Bidang Pengumpulan Zakat. Lomba ini bertujuan untuk mengajak masyarakat mempromosikan program-program Baznas secara kreatif.
"Dengan adanya lomba ini, kami berharap masyarakat semakin mengenal Baznas dan berpartisipasi dalam mempromosikan zakat melalui platform digital," tambahnya.
Mahyudin menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya berzakat. Dengan meningkatnya kesadaran tersebut, proses pengumpulan dan pendistribusian zakat diharapkan dapat berjalan lebih optimal.
"Selain itu, kami juga berharap para muzaki semakin aktif menyalurkan zakatnya melalui Baznas. Kami memiliki banyak data mustahik yang membutuhkan bantuan. Dengan sinergi antara Baznas, Pemerintah Kota Serang, dan masyarakat, kami optimistis target pengumpulan zakat sebesar 5,5 miliar dapat tercapai bahkan terlampaui," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa potensi zakat di Kota Serang, khususnya dari kalangan ASN Pemerintah Kota Serang, sangat besar, dengan estimasi potensi mencapai 7 hingga 9 miliar. Dengan kerja sama yang solid, Mahyudin yakin target tersebut bisa dilampaui.
BERITA20/01/2025 | Matin
Baznas Kota Serang Luncurkan Kantor Digital dan Salurkan Berbagai Bantuan pada momentum Milad BAZNAS RI ke-24:
Serang, 17 Januari 2025 – Dalam rangka memperingati Milad Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Republik Indonesia yang ke-24, BAZNAS Kota Serang menggelar serangkaian acara penuh keberkahan. Salah satu momen penting dalam acara ini adalah perencanaan Kantor Digital BAZNAS Kota Serang, yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperluas jangkauan distribusi zakat, infak, dan sedekah secara lebih modern dan efisien.
Selain Kantor Digital, BAZNAS Kota Serang juga menyalurkan berbagai bantuan yang ditujukan kepada kelompok-kelompok masyarakat yang membutuhkan. Bantuan ini meliputi:
Bantuan kepada Mustahik: Guru ngaji, guru PAUD, guru madrasah, dan marbot masjid menerima bantuan untuk mendukung aktivitas mereka yang berperan penting dalam pengembangan pendidikan dan dakwah.
Beasiswa Pendidikan: Bantuan beasiswa diberikan kepada siswa SD dan SMP yang berasal dari keluarga kurang mampu, dengan tujuan mendorong akses pendidikan yang lebih baik bagi generasi muda.
Ketua BAZNAS Kota Serang, Mahyudi Yusuf, dalam sambutannya mengatakan, “ Kantor Digital ini adalah langkah kami untuk memanfaatkan teknologi demi pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Kami juga berkomitmen untuk terus hadir membantu para mustahik, baik di bidang pendidikan maupun keagamaan.”
Milad ke-24 BAZNAS RI ini menjadi momentum untuk merefleksikan perjalanan panjang BAZNAS dalam mengelola dana zakat demi kesejahteraan umat. Dengan tema "Cahaya Zakat: Keajaiban bagi Muzaki dan Mustahik", BAZNAS Kota Serang berharap dapat terus memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama bagi mereka yang membutuhkan.
Acara ini turut dihadiri oleh pejabat daerah yaitu bapak Rochmat Hidayat, S.T. M.M. selaku kabag KESRA Kota Serang dan perwakilan penerima manfaat. Kehadiran Kantor Digital diharapkan dapat menjadi awal baru bagi pengelolaan zakat yang lebih transparan, akuntabel, dan berbasis teknologi di masa depan.
BERITA17/01/2025 | Matin
BAZNAS Kota Serang Kirimkan Peserta pada Pelatihan Fundraising Development Program Amil Profesional BAZNAS RI
Serang, 15 Januari 2025 – BAZNAS Kota Serang dengan bangga mengirimkan perwakilan untuk mengikuti Fundraising Development Program, sebuah pelatihan eksklusif bertajuk “Amil Cakap Profesional” yang diselenggarakan oleh BAZNAS Republik Indonesia. Pelatihan ini berlangsung mulai 26 Desember 2024 hingga akhir Februari 2025, dengan tujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi para amil zakat di seluruh Indonesia.
Sebanyak 36 peserta terpilih dari berbagai daerah, termasuk Kota Serang, telah melalui proses seleksi ketat sebelum mengikuti pelatihan ini. Peserta mendapatkan kesempatan berharga untuk belajar dari para pemateri yang merupakan amil profesional serta pimpinan BAZNAS RI.
Pelatihan ini dirancang secara komprehensif dengan beberapa Materi diantaranya: strategi pengumpulan zakat yang efektif, pendistribusian zakat yang tepat sasaran, dan penerapan strategi digital marketing untuk mendukung pengelolaan zakat secara modern.
“Program ini adalah langkah strategis untuk mencetak amil yang tidak hanya andal dalam pengelolaan zakat tetapi juga peka terhadap kebutuhan zaman, termasuk transformasi digital dalam penghimpunan dan pendistribusian zakat,” ujar Azat Sudrajat salah satu pimpinan BAZNAS RI
Melalui pelatihan ini, BAZNAS Kota Serang berharap perwakilan mereka dapat membawa inovasi dan strategi baru untuk diterapkan di daerah, sehingga pengelolaan zakat menjadi lebih profesional dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
Kegiatan ini juga menjadi salah satu upaya BAZNAS dalam menciptakan sistem zakat nasional yang semakin unggul dan berdaya saing. "Kami optimis, pelatihan ini akan berdampak positif, tidak hanya untuk amil BAZNAS, tetapi juga bagi umat yang menjadi penerima manfaat zakat," tambah Matin salah satu peserta dari Kota Serang.
Dengan semangat kolaborasi dan profesionalisme, BAZNAS terus melangkah maju untuk membangun kemandirian ekonomi umat melalui zakat.
BERITA15/01/2025 | Matin
Milad Baznas Kota serang ke 14
Kegiatan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Serang merayakan Milad ke-14 tahun ini dengan menggelar rapat koordinasi (Rakorda) Unit Pengumpul Zakat (UPZ). Acaranya berlangsung pada tanggal 31/12/2024. Di Hotel Le Semar Jl. Bayangkara No 50 Sumur Pecung Kec. Serang, Kota Serang.
Ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja UPZ setahun terakhir dan merumuskan strategi untuk meningkatkan pengumpulan dan pendistribusian zakat di Kota Serang.
Mahyudi Yusuf ketua Baznas Kota Serang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran UPZ dalam mensosialisasikan zakat pada masyarakat. “UPZ merupakan ujung tombak dalam menghimpun zakat. Melalui Rakorda ini, kita berharap meningkatkan sinergi dan soliditas antar UPZ sehingga target pengumpulan zakat tahun ini dapat tercapai,” ujarnya.
Harapan kinerja BAZNAS Kota Serang sebagai lembaga yang mengelola zakat, infak dan sedekah, BAZNAS Kota Serang diharapkan dapat menjalankan perannya dengan optimal.
BERITA01/01/2025 | Matin

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
