WhatsApp Icon

BAZNAS RI Perkuat Pemberdayaan Petani Mustahik Melalui Panen Raya Hortikultura di Garut

12/02/2025  |  Penulis: Humas

Bagikan:URL telah tercopy
BAZNAS RI Perkuat Pemberdayaan Petani Mustahik Melalui Panen Raya Hortikultura di Garut

BAZNAS RI Perkuat Pemberdayaan Petani Mustahik Melalui Panen Raya Hortikultura di Garut

Kelompok Tani Itikurih, binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI di Desa Pasirkiamis, Kecamatan Pasirwangi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, sukses melaksanakan panen raya hortikultura. Panen ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS dalam mendukung kemandirian ekonomi masyarakat, khususnya para petani mustahik.

Komoditas utama yang dihasilkan dalam panen raya kali ini adalah tomat. Keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa program pemberdayaan yang dijalankan BAZNAS tidak hanya memberikan manfaat secara ekonomi, tetapi juga membantu meningkatkan tarif hidup masyarakat setempat.

Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Pimpinan BAZNAS RI, Rizaludin Kurniawan, M.Si CFRM, Sekretaris Daerah Kabupaten Garut, Nurdin Yana, serta sejumlah perwakilan dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan unsur pemerintah daerah lainnya.

Pimpinan BAZNAS RI pada selasa kemarin Bidang Pengumpulan menegaskan bahwa pengelolaan zakat harus berlandaskan prinsip yang telah ditetapkan.

"Zakat memiliki makna penting dalam mensucikan, menumbuhkan, dan menyuburkan. Dana zakat adalah dana suci yang harus dijaga dan dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya," ujarnya di Garut, Jawa Barat, baru-baru ini.

Ia juga menekankan bahwa pengelolaan zakat yang tepat dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di daerah dengan potensi pertanian seperti Garut.

"Kami juga mengapresiasi dukungan dari Pemerintah Daerah Garut dan semua pihak yang telah bekerja sama dalam mewujudkan program ini. Sinergi antara lembaga zakat, pemerintah, dan masyarakat adalah kunci keberhasilan dalam membangun kemandirian ekonomi yang berkelanjutan," kata dia.

Sementara itu, Ketua BAZNAS Kabupaten Garut menuturkan bahwa program pendampingan yang dilakukan telah memberikan hasil nyata bagi kesejahteraan petani.

"Alhamdulillah, pertanian hortikultura yang dijalankan oleh para mustahik ini telah menghasilkan keuntungan, bahkan salah satu mustahik sudah mulai berinfak dari hasil panennya sebesar Rp300.000 kepada BAZNAS," ujar Abdullah.

Dukungan terhadap program ini juga datang dari Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), yang menilai bahwa pemberdayaan ekonomi dapat menjadi langkah strategis dalam membangun masyarakat yang lebih mandiri dan terbebas dari pengaruh negatif. Ketua Pelaksana Tim Sinergisitas BNPT menyebut bahwa keberhasilan panen ini merupakan bukti nyata dari upaya bersama dalam menciptakan perubahan positif di masyarakat.

"Program ini adalah langkah nyata untuk mencegah penyebaran paham radikal di sekitar kita. Alhamdulillah, saudara-saudara kita telah berhasil melaksanakan panen perdana," ungkapnya.

Sementara itu, ketua kelompok Tani Itikurih pun mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bimbingan dan dukungan yang diberikan oleh BAZNAS.

"Semakin banyak petani di desa yang tertarik untuk bergabung dengan kelompok Itikurih. Ke depan, kami berharap kelompok tani Itikurih dapat memperluas budidaya ke komoditas lain seperti kentang, yang memang memiliki potensi besar di wilayah ini," ujar Asep.

Apresiasi juga disampaikan oleh Camat Pasirwangi, yang melihat program ini sebagai langkah awal menuju kemandirian petani.

"Bantuan ini adalah langkah awal menuju kemandirian, sehingga para petani tidak lagi bergantung pada bantuan, tetapi mampu berdikari," ungkapnya.

Kontributor: Najwa Najihah

Editor : YMK

Bagikan:URL telah tercopy

Berita Lainnya

Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.

BAZNAS

Info Rekening Zakat